featured-image-apa-itu-reseller-pengertian-contoh-dan-cara-kerjanya

Apa itu Reseller? Pengertian,Contoh,dan Cara Kerjanya

Diposting pada

Redstrixcom – Apa itu reseller? Bagaimana contoh dan cara kerjanya? Tenang,semuanya akan kita bahas secara tuntas dan lengkap di artikel ini.

Siapa sih yang gak tau,kalau bisnis online sekarang ini merupakan salah satu usaha yang paling menggiurkan dan menjanjikan penghasilan yang tinggi,ya tentunya semuanya sesuai dengan usaha masing-masing.

Apalagi sejak covid19 melanda di berbagai negara,yang membuat ekonomi hampir seluruh masyarakat menurun drastis,bahkan banyak yang di PHK akibat perusahaan ingin melakukan pengurangan karyawan.

Oleh karena itu,mau tak mau kita harus mengikuti perkembangan teknologi canggih sekarang ini,yaitu memulai usaha dari internet,atau yang sekarang ini juga sering disebut WFH (Work From Home).

Pada artikel kali ini,kita akan membahas tentang pengertian reseller,cara kerja,dan contohnya.Yang mana bisnis ini merupakan salah satu usaha yang paling banyak diminati.

Apa itu Reseller

apa-itu-reseller

Pengertian reseller

Reseller adalah seseorang atau sebagian kelompok yang membeli suatu produk secara banyak dari brand tertentu,lalu menjual kembali produk tersebut dengan harga yang berbeda-beda.Semua keuntungan dan kerugian akan ditanggung oleh reseller tersebut.

Jadi,kata seller tersebut dalam bahasa inggris dapat diartikan sebagai penjual,lalu ditambah dengan kata “Re” yang berarti “Penjual Kembali“.

Berarti,untuk dapat menjadi reseller ini anda harus mencari produk dari produsen resmi terlebih dahulu,baru anda bisa memulainya.

Baca juga: Apa itu Dropship? Pengertian,Contoh,dan Cara Kerjanya

Contoh Reseller

contoh-reseller

Setelah mengetahui apa itu reseller,langkah selanjutnya adalah mengetahui bagaimana contoh dari reseller itu.

Perlu anda ketahui,bahwa reseller ini tidak sama dengan dropship,namun kedua jenis bisnis ini memiliki relasi yang cukup erat.

Banyak orang-orang yang mengira bahwa kedua jenis usaha antara reseller dan dropship itu sama,padahal sangat berbeda.

Baik,kita akan membahas bagaimana contoh reseller ini.

Misalkan,pada suatu ketika,anda melihat ada produk yang sangat laris dijual,yaitu custom case handphone.Lalu,anda melihat bahwa ada peluang usaha yang dapat anda lakukan.

Supaya anda tidak banyak keluar untuk membeli mesin cetak dan lain-lain,anda lebih memilih cara alternatif lainnya,yaitu menjadi seorang reseller.

Pertama,anda harus mencari produsen terlebih dahulu,dan tentunya produsen itu harus sesuai dengan produk yang anda inginkan.

Setelah itu,anda mendaftar untuk menjadi reseller mereka,dan anda harus melakukan stok barang terlebih dahulu agar dapat memulai menjual kembali,produk yang telah anda pilih.

Baca juga: 7 Kesalahan yang Harus di Hindari Ketika Memulai Bisnis Online

Cara Kerja Reseller

cara-kerja-reseller

Nah sebelumnya kita telah membahas apa itu reseller dan bagaimana contohnya,langkah selanjutnya adalah mempelajari bagaimana cara kerja reseller.

Mungkin,dari pembahasan diatas sebagian dari anda pasti ada yang sudah paham walaupun tidak 100% semuanya dapat ditangkap sempurna.

Maka dari itu,disini kita akan membahas secara lengkap bagaimana cara kerjanya supaya anda benar-benar paham.

  • Pertama – Menentukan produk yang memiliki nilai jual sangat tinggi,sehingga anda juga berpotensi berpenghasilan tinggi.
  • Kedua – Mencari produsen yang menjual produk sesuai target anda,kemudian mendaftar menjadi reseller jika mereka membuka program tersebut.
  • Ketiga – Anda diterima menjadi reseller,lalu membeli produk dari produsen sebanyak yang anda perlukan,tapi biasanya semuanya sudah diatur oleh produsen.
  • Keempat – Anda stok barang,dan mulai mempromosikannya kepada para customer agar mereka tahu bahwa anda memiliki produk untuk dijual.
  • Kelima – Customer membeli produk dan membayar ke anda,semua penghasilan itu 100% akan masuk ke anda,dan biasanya harga jual lebih mahal dibanding produsen.

Itulah sedikit penjelasan bagaimana cara kerja seorang reseller itu,mungkin bagi anda yang sudah tahu,bahwa bisnis ini sangat berbeda dengan dropship.

Baca juga: 10 Ide Bisnis Online yang Menguntungkan Pada Saat Pandemi

Syarat Menjadi Reseller

syarat-menjadi-reseller

Setelah memahami apa itu reseller,contoh,dan cara kerjanya, selanjutnya kita akan membahas apa saja syarat menjadi seorang reseller.

Berikut adalah 5 syarat menjadi reseller yang wajib anda ketahui:

1.Mindset & Niat

Hal pertama yang harus anda miliki sebelum memulai bisnis reseller adalah memiliki mindset dan niat yang kuat serta baik.

Mengapa kedua hal ini penting? Karena,kebanyakan orang yang gagal menjalankan bisnis itu karena mereka memiliki niat dan mindset yang salah,sehingga langkah selanjutnya akan selalu berujung gagal.

Pada dasarnya,memang sebuah kesuksesan itu diawali dengan kegagalan dahulu, namun untuk mencapai kesuksesan itu pasti orang-orang mengubah mindset mereka sampai benar-benar sesuai.

Berikut adalah contoh mindset atau niat yang salah.

  • “Mengharapkan hasil instan,sehari dua hari baru memulai langsung ingin mendapatkan untung yang besar”
  • “Berbisnis dengan niat untuk memperkaya diri sendiri”

Dapat kita lihat dan pikirkan,bahwa kedua pola pikir tersebut sangat tidak bagus untuk ditekadkan,bahkan akan memicu dan menjadi penghalang besar untuk anda merasih kesuksesan dalam menjalankan usaha.

Jadi,jangan sampai anda menganggap hal ini simple dan tidak penting.

Baca juga: 5 Resiko Pengusaha Ketika Menjalankan Bisnis

2.Modal yang Cukup

Untuk dapat berbisnis menjadi seorang reseller,anda harus memiliki uang atau modal yang lumayan banyak,karena anda harus melakukan stok barang terlebih dahulu.

Adapun jumlah yang biasanya dibutuhkan oleh seorang reseller ini terkadang bermancam-macam,ada yang dari jutaan hingga belasan juga sesuai dengan produk yang ingin dibeli.

Maka dari itu,ini bisa menjadi salah satu pertimbangan anda untuk menjadi seorang reseller.

3.Strategi Marketing

Punya modal saja tidak cukup untuk menjalankan sebuah bisnis online,anda juga harus ahli dalam bidang pemasaran atau marketing,untuk mempromosikan produk yang anda jual.

Selain itu,biasanya orang-orang menggunakan jalan alternatif,yaitu menggunakan jasa pemasaran yang ada di marketplace situs freelancer.

Namun,masalahnya adalah menggunakan jasa itu membutuhkan biaya yang mahal,sehingga kemungkinan besar anda hanya akan memperoleh keuntungan yang sedikit saja.

Oleh karena itu,saya lebih menyarankan bagi anda untuk mempelajari terlebih dahulu skill tentang strategi pemasaran yang baik,seperti menguasai media sosial,digital marketing,dan lain-lain.

Baca juga: 20 Cara Mendapatkan Uang dari Internet Untuk Pemula Terlengkap

4.Toko atau Gudang

Kalau masalah tempat ini biasanya fleksibel saja sih tergantung keinginan reseller sendiri bagaimana kenyamanan dia dalam menjual produk.

Namun,biasanya para reseller malas untuk menyimpang stok barang dirumah,karena sudah dipastikan akan selalu berhamburan,apalagi jika ada anak kecil.

Maka dari itu,reseller biasanya memiliki tempat khusus seperti gudang tersendiri,ya walaupun kecil namun cukup untuk menyimpan stok barang yang tersedia.

Selain itu,alangkah lebih baiknya jika reseller memiliki toko offline,agar dapat menambah penjualan untuk orang-orang yang ada di daerah tersebut.

5.Usaha & Do’a

Tak lepas dari hal ini,bagaimanapun kerasnya kita berusaha akan terasa sia-sia jika melewatkan kedua hal ini dalam kehidupan sehari-hari.

  • “Usaha tanpa do’a itu SOMBONG,Do’a tanpa usaha itu BOHONG

Jadi,kedua hal ini harus selalu anda pegang agar semua keinginan yang anda impikan selama ini dapat terwujud.

Baca juga: Apa itu Startup dan Bagaimana Perkembangan Startup di Indonesia

Kelebihan dan Kekurangan Reseller

kelebihan-dan-kekurangan-reseller

Setelah anda mengetahui pengertian apa itu reseller,contohnya,cara kerjanya,dan syarat menjadi reseller,langkah selanjutnya adalah mengetahui tentang apa saja kelebihan dan kekurangan seorang reseller.

Baca juga: 6 Kesalahan Fatal Bisnis Online Sepi Pembeli

Ya semuanya tidak ada yang sempurna,bahkan pekerjaan yang paling menguntungkan pun pastinya memiliki kelemahan dan kekurangan.

Berikut adalah kelebihan dan Kekurangan Reseller yang wajib anda ketahui:

Kelebihan Reseller

  • Semua keuntungan penghasilan 100% milik reseller tanpa dibagi kepada produsen produk
  • Bisa mengatur ketersediaan barang,jumlah,dan lain sebagainya,reseller mempunyai kontrol penuh atas barang
  • Dapat mengembangkan bisnis dengan mudah,misalkan mencari beberapa produsen sekaligus
  • Bisa merekrut karyawan untuk dapat membantu anda,seperti pelayanan,pengiriman,atau untuk pengemasan barang
  • Kepuasan customer sangat tergantung dari reseller,maka dari itu anda harus bisa melayani sebaik mungkin untuk menjaga nama baik bisnis anda

Kekurangan Reseller

  • Membutuhkan modal besar ketika baru memulai diawal
  • Semua konsekuensi seperti jika terjadi kendala dalam pengiriman,atau barang rusak/salah menjadi tanggung jawab reseller.Alangkah lebih baiknya anda buat kebijakan terlebih dahulu
  • Harus mempunyai setidaknya gudang kecil atau toko khusus,untuk menyimpan stok-stok barang yang tersedia.Tapi ini semua tergantung reseller
  • Keluhan para customer semuanya harus dihadapi oleh reseller tanpa ke produsen,jadi jika anda rasa usaha anda akan berkembang dan serius untuk menjalankannya,anda bisa mencari karyawan 1 atau 2 orang

Itulah tadi beberapa kelebihan dan kekurangan reseller yang wajib anda ketahui.

Mudah-mudahan materi diatas dapat menjawab seluruh pertanyaan yang anda dibenak para pembaca sekalian,agar tidak bingung lagi untuk memahami bisnis reseller ini.

Baca juga:

Kesimpulan:

Baiklah,anda kita telah mempelajari pengertian dari apa itu reseller,contoh,cara kerja,syarat, serta kelebihan dan kekurangan reseller.

Pada intinya,bisnis reseller ini bisa menjadi salah satu usaha pokok bagi sebagian orang karena memberikan penghasilan yang sangat menguntungkan.

Namun,disisi lain juga ada yang menjadikan usaha reseller ini sebagai usaha sampingan saja untuk menambang penghasilan.

Sebenarnya,sukses atau tidaknya kita dalam menjalankan bisnis itu tergantung seberapa giat kita untuk belajar dan terus berusaha dan bangkit dari kegagalan.

Mungkin itu saja pembahasan materi kita kali ini,jangan lupa share artikel ini jika ada teman atau keluarga kalian yang membutuhkan informasi ini.

Jangan lupa juga untuk mengunjungi channel YouTube Redstrixcom,untuk mendapatkan video edukasi menarik.

Terima kasih,

Wassalam.

Gambar Gravatar
Seorang Muslim Entreprenur & Pemuda Milenial yang hanya ingin berbagi ilmu dan pengetahuan dalam rangkaian tulisan

4 komentar

  1. Ternyata reseller itu berbeda dengan dropship ya,saya kira kedua bisnis tersebut sama aja 😂.
    Btw makasih min,sekarang dapat nambah ilmu baru,saya juga kepingin sih mulai,tapi bingung mau pilih dropship atau reseller,kalau ada saran silahkan balas ya.

    1. Iya kak beda banget,
      Kalau bingung mau mulai,bisa dipertimbangkan terlebih dahulu.Contohnya budget yang kakak miliki berapa,terus ilmu marketingnya seberapa bagus,agar nanti membuahkan hasil yang memuaskan.

  2. Mau mulai reseller,tapi bisa jadi pertimbangan dulu deh,memang sih keuntungan nya gede dan tidak ada bagi hasil,cuman modalnya gede juga😂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *